, ,

Suasana Mencekam di Cimahi, Rumah Warga Ludes Terbakar Diduga Gara-gara ODGJ Bakar Sampah

oleh -1178 Dilihat

Tragedi di Cimahi: Bakar Sampah Berujung Kobaran, Rumah Ludes Dilalap Api Diduga Gara-gara ODGJ

Diskusi Cimahi– Suasana malam yang tenang di Gang Delima, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, tiba-tiba berubah menjadi chaos dan kepanikan pada Selasa (14/10) malam lalu. Jerit tangis dan teriakan “kebakaran!” memecah kesunyian, disusul dengan pancaran api yang membumbung tinggi dari sebuah rumah tinggal. Dalam hitungan jam, rumah seluas 120 meter persegi itu nyaris rata dengan tanah, dilalap si jago merah yang diduga dipicu oleh kelalaian pemilik rumahnya yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Lima Menit yang Menegangkan

Kronologi peristiwa berlangsung cepat. Menurut keterangan Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Cimahi, Achmad Suparlan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.23 WIB. Respons tim sangat cepat. “Tim segera meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 21.32 WIB, hanya sembilan menit setelah laporan diterima,” ujar Achmad saat dikonfirmasi pada Rabu (15/10/2025).

Suasana Mencekam di Cimahi, Rumah Warga Ludes Terbakar Diduga Gara-gara ODGJ Bakar Sampah
Suasana Mencekam di Cimahi, Rumah Warga Ludes Terbakar Diduga Gara-gara ODGJ Bakar Sampah

Baca Juga: Mobil Tiba-tiba Terbakar Saat Isi Bensin di SPBU Cimahi

Meski begitu, kecepatan api menjalar jauh lebih dahsyat. Upaya pemadasan yang melibatkan sejumlah personel dan unit pemadam baru berhasil meredakan kobaran api pada pukul 22.56 WIB—hampir satu setengah jam kemudian. Adegan mencekam itu menyedot perhatian warga yang hanya bisa menyaksikan rumah tetangga mereka berubah menjadi puing-puing yang masih membara.

Kerugian Hampir Setengah Miliar, Harta Benda Ludes

Ketika asap telah reda dan api berhasil ditaklukkan, yang tersisa adalah pemandangan yang memilukan. Achmad Suparlan memaparkan besarnya kerusakan, “Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan luas keseluruhan sekitar 120 meter persegi. Luas area yang terbakar mencapai 110 meter persegi dengan tingkat kerusakan hingga 91 persen.”

Artinya, hampir seluruh bangunan hancur. Kerugian material yang diderita pun tidak main-main. Diperkirakan, total kerugian mencapai Rp 450 juta. Rinciannya, kerugian bangunan sebesar Rp 300 juta dan isi rumah yang habis dilalap api sekitar Rp 150 juta. “Adapun nilai bangunan dan barang yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 525 juta,” tambah Achmad. Angka yang diselamatkan ini mengindikasikan bahwa rumah tersebut sebenarnya memiliki nilai yang cukup tinggi sebelum tragedi terjadi.

Akar Masalah: Pembakaran Sampah yang Tak Terkendali

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, titik awal bencana ini berasal dari lantai dua rumah. Api diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh pemilik rumah sendiri. “Pemilik rumah, Bapak Aceng (55), yang diketahui tinggal seorang diri dan merupakan ODGJ, diduga membakar sampah hingga api tidak terkendali. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melapor ke kami,” ungkap Achmad.

Faktor yang memperparah adalah struktur bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar. Kombinasi antara bahan bangunan yang tidak tahan api dan kelalaian dalam mengawasi api kecil pembakaran sampah, berubah menjadi bom waktu yang meledak dalam sekejap. Api dengan cepat menjalar dari lantai dua ke seluruh bagian atap dan struktur rumah, membuat upaya pemadaman dari warga sekitar menjadi tidak berarti.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.