, ,

Suasana Antusias Warga Cimahi Memadati Gedung Pemkot untuk Vaksinasi Rabies Gratis

oleh -1809 Dilihat

Cimahi Bergerak Cepat Wujudkan Kota Bebas Rabies Berkelanjutan Melalui Layanan Vaksinasi Gratis

Diskusi Cimahi-  Suasana riuh rendah puluhan warga yang mengantre bersama hewan peliharaannya memadati halaman Gedung B Kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Rabu (24/9/2025) pagi. Mereka bukan sedang mengikuti pasar hewan, melainkan antusias menunggu giliran untuk mendapatkan layanan vaksinasi rabies gratis dan sterilisasi kucing jantan yang digelar Dispangtan Kota Cimahi dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2025.

Acara yang mengusung Suasana tema global “Act Now: You, Me, Community” atau “Bertindak Sekarang: Kamu, Aku, dan Komunitas” ini menjadi bukti komitmen serius Pemkot Cimahi dalam mempertahankan status nol kasus rabies yang telah diraih. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak.

“Pemerintah Kota Cimahi merangkul komunitas sesuai dengan temanya. Jadi memang berkolaborasi dengan komunitas ini dapat mencapai berbagai aspek, termasuk mencegah terjadinya kasus rabies di Kota Cimahi,” tegas Adhitia di hadapan peserta yang hadir.

Layanan Komprehensif untuk Kesehatan Hewan dan Masyarakat

Kegiatan ini tidak hanya sekadar Suasana seremonial. Dispangtan Kota Cimahi menyiapkan layanan nyata yang langsung dapat dimanfaatkan masyarakat. Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Maryam, menjelaskan target layanan yang disediakan.

“Kami menargetkan vaksinasi rabies untuk 300 hewan dan sterilisasi atau kebiri gratis untuk 50 kucing jantan. Semua pelayanan ini gratis,” jelas Tita. Layanan sterilisasi untuk kucing jantan tidak hanya bertujuan mengendalikan penyakit, tetapi juga populasi. “Seperti kucing ini beranaknya banyak, jadi layanan kebiri adalah salah satu cara kita untuk mengendalikan populasi,” tambahnya.

Pertahankan Bebas Rabies, Pemkot Cimahi Gelar Vaksinasi Gratis dan Edukasi Penyakit Hewan - PPID Kota Cimahi

Baca Juga: Kepolisian Luncurkan Bus Sekolah Gratis di Tasikmalaya, Dukung Akses Pendidikan Pelajar

Selain layanan kesehatan hewan, acara juga dimeriahkan dengan Gerakan Pangan Murah dan Bazaar Petani Milenial, menunjukkan pendekatan holistik yang menghubungkan kesehatan hewan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Strategi Jangka Panjang: Penguatan Puskeswan dan Kader Zoonosis

Komitmen Cimahi melampaui acara satu hari. Adhitia mengungkapkan Suasana rencana pembangunan jangka menengah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan hewan. “Sesuai rencana pembangunan yang ditetapkan dalam kurun waktu 5 tahun, kita ingin meningkatkan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dengan fasilitas jadi lebih sempurna lagi. Nanti ada hotel hewan, ada rumah sakit sebagai upaya kreatif menyambut potensi yang ada,” imbuhnya.

Inisiatif strategis lainnya adalah pengukuhan Kader Zoonosis di tingkat kelurahan se-Kota Cimahi. Program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk menciptakan sistem deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis) di akar rumput.

Layanan Rutin yang Terjangkau dan Terakses

Yang patut diapresiasi, layanan vaksinasi hewan di Cimahi tidak hanya hadir saat peringatan Hari Rabies Sedunia. Tita Maryam menegaskan bahwa layanan ini berjalan secara rutin dan terjadwal.

“Vaksinasi hewan tidak hanya hari ini, kita berkeliling di 15 Kelurahan langsung mendatangi warga sesuai jadwal berupa layanan vaksinasi rabies dan flu burung,” tambahnya. Kebijakan ini memastikan bahwa akses terhadap kesehatan hewan peliharaan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, kapan pun mereka membutuhkan.

Arti Penting Peringatan Hari Rabies Sedunia

Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September merupakan kampanye global untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan rabies dan mempromosikan pertarungan terhadap penyakit mematikan ini. Tema tahun 2025, “Act Now: You, Me, Community,” menyoroti peran sentral setiap individu dan kekuatan kolaborasi komunitas dalam mencapai tujuan bersama, yaitu dunia yang bebas rabies.

Rabies adalah penyakit virus fatal yang menyerang sistem saraf mamalia, termasuk manusia. Penularannya hampir selalu melalui gigitan hewan yang terinfeksi, dengan anjing sebagai sumber penularan utama di lebih dari 99% kasus rabies pada manusia. Vaksinasi hewan, khususnya anjing dan kucing, adalah strategi paling efektif dan cost-effective untuk mencegah rabies pada manusia.

Partisipasi Masyarakat: Kunci Kesuksesan

Antusiasme warga Cimahi seperti Ibu Sari (42), yang datang dengan dua ekor kucingnya, mencerminkan kesadaran masyarakat yang semakin baik. “Saya sangat terbantu dengan adanya vaksinasi gratis ini. Selain untuk kesehatan kucing, juga untuk keamanan keluarga, terutama anak-anak di rumah. Apalagi ada sterilisasi, jadi bisa mengontrol populasi kucing saya,” ujarnya sambil tertawa.

Partisipasi aktif masyarakat seperti ini adalah tulang punggung dari upaya pencegahan rabies. Kepemilikan hewan peliharaan yang bertanggung jawab, termasuk vaksinasi rutin, adalah langkah konkret yang dapat dilakukan setiap pemilik hewan.

Menuju Cimahi Bebas Rabies yang Berkelanjutan

Peringatan Hari Rabies Sedunia 2025 di Cimahi bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bagian dari roadmap yang jelas dan berkelanjutan. Dengan kombinasi antara layanan langsung kepada masyarakat, penguatan infrastruktur kesehatan hewan, pembentukan kader di tingkat komunitas, dan edukasi yang konsisten, Cimahi menempatkan diri sebagai kota percontohan dalam upaya pencegahan dan pengendalian rabies.

Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, komunitas pecinta hewan, dan masyarakat umum adalah resep utama untuk mempertahankan status nol kasus rabies dan mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat bagi semua penghuni Kota Cimahi, baik manusia maupun hewan. Semangat “Bertindak Sekarang” telah diwujudkan dalam aksi nyata, dan kini tinggal konsistensi bersama untuk menjaga momentum positif ini.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.