, ,

Disdagkoperind Lakukan Pembinaan, Empat Pangkalan di Kota Cimahi Jual Gas Elpiji 3 KG di Atas HET

oleh -1749 Dilihat

Cimahi- Disdagkoperind Kota Cimahi menemukan empat pangkalan gas elpiji 3 kilogram (KG) yang menjual produk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Temuan ini didasarkan pada pengawasan intensif selama tiga minggu terakhir hingga 4 Juli 2025.

Berdasarkan Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor 510/Kep.1981-Disdagkoperin/V/2025, HET gas elpiji 3 KG di Kota Cimahi naik dari Rp16.600 menjadi Rp19.600 per tabung, atau mengalami kenaikan sebesar Rp3.000. Namun, beberapa pangkalan masih menjual dengan harga lebih tinggi, bahkan ada yang mencapai Rp22.000 per tabung.

Lokasi Pangkalan yang Melanggar

Keempat pangkalan yang terbukti menjual gas elpiji 3 KG di atas HET tersebar di tiga kelurahan:

  • Dua pangkalan di Kelurahan Cigugur

  • Satu pangkalan di Kelurahan Cibabat

  • Satu pangkalan di Kelurahan Cipageran

Temuan ini bermula dari laporan masyarakat yang mengeluhkan harga gas yang tidak sesuai.

Menurut Indra Bagjana, Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperind Kota Cimahi, sebagian besar pangkalan beralasan bahwa kenaikan harga dilakukan karena tingginya biaya operasional. Namun, setelah diberikan edukasi mengenai kebijakan HET, mereka bersedia menyesuaikan harga sesuai ketentuan.

“Kami turun langsung bersama perwakilan Hiswana Migas untuk memberikan pembinaan. Jika setelah ini masih ada yang melanggar, kami akan rekomendasikan pemutusan hubungan kerja antara pangkalan dan agen,” tegas Indra.

Upaya Penguatan Pengawasan dan Koordinasi dengan Agen

Untuk mencegah pelanggaran serupa, Disdagkoperind akan memperkuat koordinasi dengan agen penyalur gas elpiji. Agen diminta proaktif dalam membina mitra pangkalan agar tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi dan penetapan harga.

<yoastmark class=

Baca Juga: Harga Rp189 Jutaan, Mitsubishi Expander Mirip Pajero Sport

“Kami ingin memastikan bahwa gas bersubsidi benar-benar sampai ke masyarakat dengan harga terjangkau. Jika ada oknum yang mengambil keuntungan berlebihan, kami tidak segan memberikan sanksi,” ujar Indra.

Latar Belakang Kenaikan HET Gas Elpiji 3 KG

Kenaikan HET gas elpiji 3 KG di Kota Cimahi merupakan hasil kajian mendalam sejak 2022 yang melibatkan perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa harga ideal seharusnya Rp19.700 per tabung, namun melalui kesepakatan wilayah Bandung Raya, ditetapkan menjadi Rp19.600.

“Selama 10 tahun terakhir, HET gas elpiji 3 KG tidak pernah naik. Kenaikan ini dilakukan setelah melalui pertimbangan yang matang agar distribusi tetap berjalan lancar,” jelas Indra.

Dampak bagi Masyarakat dan Langkah ke Depan

Temuan empat pangkalan gas elpiji 3 KG di Cimahi yang menjual di atas HET menunjukkan pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi barang bersubsidi. Meski kenaikan HET telah disesuaikan, pelanggaran masih terjadi dengan alasan biaya operasional. Pembinaan dan sanksi tegas menjadi kunci untuk memastikan kepatuhan, sementara masyarakat diharapkan aktif melaporkan ketidaksesuaian harga.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.