, ,

Badan Narkotika Nasional Cimahi Ungkap Jaringan Narkoba Online Lintas Daerah

oleh -1055 Dilihat

BNN Cimahi Ungkap Jaringan Narkoba Online Lintas Daerah yang Sasarkan Generasi Muda

Diskusi Cimahi– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat keras tertentu (OKT) dan narkotika yang semakin marak di wilayah Bandung Raya. Ancaman ini kini berevolusi dengan memanfaatkan teknologi digital, menyasar generasi muda melalui jaringan online yang sulit dilacak.

Operasi Gabungan Ungkap Modus Baru

Dalam upaya menekan laju peredaran barang berbahaya yang kini terselubung melalui jaringan online, BNN Cimahi kembali menggelar operasi gabungan lintas instansi. Operasi yang melibatkan Satnarkoba Polres Cimahi, Kodim 0609, Dinas Sosial, dan Satpol PP Kota Cimahi ini dimulai dengan penyergapan di Jalan Sentral No. 129, Kelurahan Cibabat, Cimahi Utara, yang diduga menjadi titik rawan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

BNN Cimahi Bongkar Jaringan Penjual Obat Keras Lewat Grup Online Bandung Raya – jabarekspres.com

Baca Juga: Jumat Kelam: Hujan Deras Terjang Cimahi, 2 Mobil Tertelan Banjir

Di lokasi pertama tersebut, petugas berhasil mengungkap bukti penyalahgunaan narkotika setelah seorang pria dinyatakan positif menggunakan Benzodiazepine (Tramadol) berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan di tempat.

Jejak Jaringan Meluas

Penelusuran tidak berhenti di situ. Tim gabungan kemudian melanjutkan operasi ke Jalan Karya Bhakti No. 6A dan Karya Bhakti VI, Kelurahan Cigugur Tengah, Cimahi Tengah. Di lokasi kedua ini, petugas menemukan indikasi aktivitas ilegal yang lebih sistematis terkait distribusi obat keras tanpa izin.

“Malam tadi kita melakukan operasi di Cibabat, Cigugur Tengah, dan beberapa lokasi lain. Dalam operasi itu petugas menemukan indikasi aktivitas ilegal terkait distribusi obat keras tanpa izin yang berpotensi terhubung dengan jaringan luar daerah,” ungkap Kepala BNN Cimahi Yulius Amra, Jumat (17/10/2025).

Modus Operandi Canggih dan Adaptif

Yulius mengakui tantangan terbesar dalam pemberantasan narkotika dan obat keras saat ini adalah sistem komunikasi tersembunyi yang digunakan para pelaku. Kelompok ini memanfaatkan platform digital untuk mengoordinasikan peredaran gelap narkoba.

“Mereka punya grup WhatsApp sebagai jaringan. Begitu ada razia, langsung tutup semua, lalu buka lagi dua-tiga hari kemudian,” ujarnya menggambarkan kelincahan jaringan narkoba online dalam menghindari deteksi aparat.

Yang lebih mengkhawatirkan, jaringan ini tidak hanya beroperasi di Cimahi, tetapi telah meluas hingga mencakup wilayah Bandung Raya. Bahkan, beberapa oknum yang terlibat diduga berasal dari luar pulau, menunjukkan jaringan yang terorganisir secara lintas wilayah.

“Kita pernah menemukan jaringan dari luar, oknum masyarakat dari Bumi Aceh. Mereka ini bukan warga Aceh biasa, tapi oknum yang ikut mengedarkan obat-obatan keras di Bandung Raya,” jelas Yulius.

Generasi Muda Menjadi Target

Yang paling memprihatinkan, jaringan narkoba online ini secara khusus menyasar generasi muda. Modus operandi digital yang mereka gunakan sesuai dengan karakteristik generasi muda yang melek teknologi dan aktif di media sosial.

Penggunaan platform komunikasi instan seperti WhatsApp memudahkan pelaku untuk menjangkau calon konsumen dari kalangan muda tanpa harus bertemu langsung. Sistem pesan antar yang cepat dan pembayaran digital membuat transaksi narkoba semakin mudah diakses.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.